Oleh: Sony | Agustus 16, 2009

SENANDUNG DI BUKIT PADANG SAMBO

Duhai betapa udara perbukitan begitu  dingin menusuk

Bersama jatuhnya rinai gerimis senja

Hari petang meremang  menuju gelap

Diperladangan perbukitan  Padang Sambo

 

Janganlah menangis dinda jangan terlara lara adikku sayang

Kendatipun ayahannda kita senja ini tidak akan kembali pulang kerumah

Kita doakan ayahanda selamat dalam medan gerilya

Mengawal rakyat mempertahankan kemerdekaan

Yang baru saja di Proklamirkan oleh Sukarno Hatta.

Dinda kecilku sayang….

Senandung sendu kami dikala senja

Di perbukitan Padang Sambo

 

Dindaku dinda putra bungsu….

janganlah engkau menangis tak habis henti

Memanggil ayahanda…pahlawan jiwa

Biarlah ayahanda kita selamat dalam medan pertempuran

dan segera kembali dari tugas bergerilya

Membawa berita yang menyenangkan hati

 

 Hatiku luka mendengar tangismu dinda

Rintihan rindu adinda bungsu…

Diperbukitan Padang Sambo

Ditengah rinai gerimis dingin menusuk kalbu

——————-puisi ini kupersembahkan untuk ayahanda tercinta bersama segenap saudara seperjuangannya eks TNI Sektor III/Sub Terr VII,- (Napindo Halilintar) DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA (17-8-1945 ….. 17-8-2009)


Responses

  1. ^_^

  2. terharu kel aku mbacasa

  3. Kerinduan yang yang mengingatkan saya pada putri2 saya tercinta

  4. SELAMAT TAHUN BARU 2010…HIDUP BARU DAN SEMANGAT BARU BUAT KITA SEMUA…SALAM SUKSES SELALU…

    ***BABESAJABU***


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: